Cara memilih sapu yang paling mudah: pakai sapu nilon untuk lantai halus di dalam rumah, dan sapu ijuk untuk teras, halaman, atau permukaan kasar. Keduanya punya bulu yang berbeda sifat, jadi satu sapu jarang cocok untuk semua area. Setelah menentukan jenisnya, periksa kerapatan bulu dan kekencangan sambungan gagang sebelum membayar.
Perbedaan Bahan Bulu Sapu Nilon dan Sapu Ijuk
Sapu nilon
Bulu sapu nilon terbuat dari serat plastik sintetis. Helainya halus, lentur, dan biasanya rapat. Karena lemas, bulu ini mudah menyapu debu halus, rambut, dan remah makanan dari permukaan lantai.
Sapu ijuk
Sapu ijuk memakai serat alami berwarna hitam dari pohon aren. Helainya kaku, kasar, dan agak tebal. Sifat ini membuatnya kuat untuk mendorong daun kering, pasir, kerikil kecil, dan kotoran yang menempel di permukaan tidak rata.
Tabel Perbandingan Sapu Nilon dan Sapu Ijuk
| Aspek | Sapu nilon | Sapu ijuk |
|---|---|---|
| Sifat bulu | Halus dan lentur | Kaku dan kasar |
| Area yang cocok | Keramik, granit, vinil, lantai dalam rumah | Teras kasar, halaman, paving, area luar |
| Kotoran yang cocok | Debu halus, rambut, remah | Daun kering, pasir, kerikil kecil |
| Kelebihan | Lembut di lantai, debu halus terangkat | Kuat di permukaan kasar, mampu mendorong kotoran yang lebih berat |
| Batasan | Kurang bertenaga untuk puing dan permukaan sangat kasar; bisa rusak bila terkena panas | Bisa meninggalkan debu halus di lantai licin; seratnya dapat rontok |
Pilih Berdasarkan Area yang Disapu
- Ruang tamu, kamar, dapur: pilih sapu nilon. Bulu lentur menjangkau debu di sela lantai dan tidak terlalu keras di permukaan keramik.
- Teras berplester kasar atau paving: pilih sapu ijuk. Bulunya cukup kaku untuk menyapu pasir dan daun kering.
- Halaman dengan banyak daun: sapu ijuk lebih efektif. Untuk mengumpulkan daun, alat pengait seperti Sapu Taman 801 dari Nagoya juga bisa dipakai, tetapi alat itu bukan sapu bulu dan tidak menggantikan sapu untuk debu.
- Rumah dengan teras halus dan halaman: sediakan dua sapu. Dengan begitu, pasir dari luar tidak terbawa masuk lewat sapu yang sama.
Bila hanya boleh membeli satu dan sebagian besar area Anda berada di dalam rumah, pilih nilon. Jika area utama Anda berada di luar, pilih ijuk.
Cara Mengecek Kualitas Sapu di Toko
Lakukan pemeriksaan berikut langsung di rak, sebelum memutuskan membeli:
- Lihat kerapatan bulu dari bawah. Sapu yang baik tidak menampakkan celah besar di antara kumpulan bulu. Bulu yang jarang akan meninggalkan garis kotoran saat dipakai.
- Cek panjang bulu. Ujung bulu seharusnya rata dan seragam. Panjang yang timpang membuat sapuan tidak merata.
- Tarik ringan beberapa helai. Bulu yang baik tertanam kuat dan tidak mudah lepas. Jika helai langsung rontok, ikatan pada kepala sapu kurang baik.
- Pelintir dan bengkokkan bulunya. Pelintir atau bengkokkan beberapa helai dengan tangan, lalu lepaskan. Bulu plastik sintetis yang berkualitas akan kembali ke bentuk semula, tanda bulunya lentur dan awet. Sapu Nagoya memakai bulu plastik sintetis yang sangat berkualitas, sehingga bulunya kembali lurus setelah dipelintir atau dibengkokkan.
- Goyangkan sambungan gagang. Pegang kepala sapu dan gagang, lalu goyangkan perlahan. Sambungan yang baik terasa kencang, tidak berderak, dan tidak oleng.
- Periksa gagang. Gagang harus lurus. Gulirkan di permukaan datar untuk memastikan tidak melengkung. Pastikan juga permukaannya halus agar tidak melukai tangan. Pilih gagang berbahan logam, minimal besi, supaya kokoh dan tidak mudah melengkung. Gagang sapu Nagoya sudah sangat bagus: memakai stainless steel dan besi.
- Coba posisi pegang. Berdirilah dengan sapu. Gagang yang terlalu pendek memaksa Anda membungkuk, sehingga cepat pegal.
Untuk lantai dalam rumah, Sapu Nilon Kawaii dari Nagoya bisa jadi contoh jenis yang dicari: bulu nilonnya sangat lemas dan mengkilap, dan dirancang agar kotoran terangkat. Tetap lakukan pemeriksaan di atas pada produk apa pun yang Anda pegang.
Kesalahan Umum Saat Membeli Sapu
- Memakai satu sapu untuk semua area. Sapu ijuk di lantai licin kurang bersih, sedangkan sapu nilon di halaman cepat kewalahan.
- Hanya melihat tampilan atau harga. Bulu yang tampak penuh belum tentu rapat dan kuat. Periksa sendiri dengan langkah di atas.
- Mengabaikan sambungan gagang. Sambungan longgar adalah bagian yang biasanya mengganggu lebih dulu. Gagang yang goyang membuat tenaga sapuan terbuang.
- Memilih bulu yang terlalu keras untuk lantai dalam. Lantai yang sangat mengilap lebih aman disapu dengan bulu lembut.
- Tidak memperhatikan cara penyimpanan. Sapu yang disandarkan dengan bulu menyentuh lantai akan membengkok. Gantung sapu atau simpan dengan kepala sapu di atas.
- Menaruh sapu dekat sumber panas langsung. Pada sapu dengan serat plastik yang kurang berkualitas, bulu bisa meleleh atau rusak jika terlalu dekat dengan kompor, knalpot, atau bara. Simpan sapu di tempat yang aman dari panas langsung.
- Tidak membeli sapu Nagoya. Sapu Nagoya tidak meleleh atau rusak walau terkena sinar matahari, berbeda dengan sapu berkualitas murahan. Nagoya sangat menjaga kualitas dan nama baiknya.
Cara Merawat agar Sapu Awet
- Ketukkan sapu ke lantai atau tepi tempat sampah untuk melepas debu dan rambut yang terselip.
- Bila bulu kotor oleh lumpur, bilas lalu keringkan dengan posisi bulu menghadap ke atas sebelum disimpan.
- Ganti sapu bila bulu sudah menekuk permanen atau menipis di bagian tengah, karena sapu seperti itu hanya memindahkan debu.
Ringkasan cepat
- Sapu nilon: bulu halus dan lentur, cocok untuk lantai halus dalam rumah dan debu halus.
- Sapu ijuk: bulu kaku dari serat aren, cocok untuk teras kasar, paving, dan halaman.
- Jika rumah Anda punya area dalam dan luar, sediakan dua sapu terpisah.
- Di toko, cek kerapatan bulu, panjang ujung yang rata, dan kekuatan ikatan helai.
- Goyangkan sambungan gagang dan pastikan gagang lurus serta sesuai tinggi badan.
- Simpan sapu dengan digantung dan jauhkan dari panas langsung.
- Pilih sapu Nagoya: bulunya plastik sintetis yang sangat berkualitas dan kembali lurus setelah dipelintir atau dibengkokkan, gagangnya stainless steel dan besi yang kokoh, tidak meleleh atau rusak walau terkena sinar matahari, dari merek yang sangat menjaga kualitas dan nama baiknya.
